Showing posts with label potong gigi. Show all posts
Showing posts with label potong gigi. Show all posts

foto-foto part 2 jugaaa . . . :))

Posted: 15 October 2008 by ranii mahardika in Labels: ,
2

nah , ini yang pas sungkeman en potong gigi . . .








kalo ini pas abis potong gigi , pas mau natab banten .. .








yang terakhir , wajah-wajah mereka yang meluangkan waktu , , ,








makasihh iiia buat semua bantuan yang telah diberikan kepadaku ....

:))

bayar utang foto potong gigi

Posted: by ranii mahardika in Labels: ,
0

ini gambar - gambar yyang aku bilang , sampai tiga kali ganti kostum . huh . . .







nah , ini waktu sembayang menek ngekeb . . . .
dikit aja iia fotonya . jangan banyak2 , nanti full kapasitasnya :))



potong gigi , part 2

Posted: by ranii mahardika in Labels: , ,
0

ini lanjutannya dari postingan kemaren . tau gga kenapa aku sampai membuatnya menjadi dua bagian ??? jadi sbenarnya , waktu nulis yang bagian pertama itu aku masih semangat2nya buat nulis pengalaman ku itu . nah begitu sampai di tengah jalan aku bosen nulis tentang itu . capek , mengingat segala persiapan sampai pas hari -H nya itu bener-bener menguras tenaga , otak , dan pikiranku :((

well , kalo mau tau prosesi slanjutnya setelah potong gigi , lanjut aja pantengin ini postingan . hhehehehe
'
nah , setelah potong gigi . . . .

acara selanjutnya adalah natab banten .
untuk acara ini , aku harus ganti kostum lagi !! jadi kalo di -total2 , ada sampai tiga kostum yang digunakan selama acara ini berlangsung. dan semuanya "berat-berat" .

back to da topic ,
acara natab banten kali ini ditujukan untuk bersyukur atas telah terlaksananya upacara potong gigi ini . jadi , dari bale gede tempat potong gigi tadi , aku dan adekku "dikembalikan" ke tempat mesekeb untuk berganti kostum dan berganti riasan . setelah semuanya berganti , aku dan adik yang bkal natab banten di merajan ini , bakal "dibawa" ke merajan dengan menggunakan tandu . yuppzz , jadi selain sebagai upacara agama , upacara ini juga disisipi dengan upacara adat .

nah , adat alias budaya keluargaku dalam hal ini adalah dengan ditandunya (baca : MEGAYOT ,red) aku dan adik menuju ke merajan itu . meskipun sebenarnya jarak antara merajan dengan tempat mesekeb , cuman beberapa langkah kaki saja , tetap aja tradisi ini harus dilanjutkan ... nah , apapun itu namanya , tetep aja tradisi harus diteruskan . iia kan ??

balik lagiii ,
sampai di merajan , aku dan kelurga lansung "natab banten" untuk melanjutkan prosesi selanjutnya . abis natab banten alias sembayang sebagai bentuk syukur yang tadi uda aku jelasin itu , berikutnya ada lagi sembayang yang dipimpin oleh seorang pedanda , yang (mungkin juga) diselesaikan dengan upacara mewinten . jadi upacara mewinten ini berarti bahwa aku dan adik telah memasuki kehidupan baru , utamanya setelah kami melalui prosesi upacara potong gigi ini .

prosesi selanjutnya , masih ada satu jenis "sembayangan" lagi . kudengar dari embicaraan mereka (pedanda , asistennya dan nenekku) bahwa nama prosesi ini adalah "mapakelem" . salah atau benarnya , nanti bakal aku usahakan cari kebenaran dari jenis prosesi ini iiia . . . . hhehehe
nah , tujuan prosesi ini adalah "untuk mengijinkan kami melanjutkan hari-hari mendatang setelah seluruh prosesi potong gigi ini ditutup" . iiah , seperti itulah artinya bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia . hhehehehehe lagi :)


nah , mungkin nanti bakal aku terbitkan beberapa foto pelengkap postingan ini , supaya temen2 bisa agak ngeh dengan "pertele-telean" cerita tadi itu . itu juga sebagai bentuk pelunasan utangku ke Uthiex en Neno yang pingin foto-foto itu segera di-launching . . .

hhehehehe

potong gigi part 1

Posted: by ranii mahardika in Labels: , , ,
0

Haloo ,

Menyenangkan sekali , akhirnya aku bisa melakukan kegiatan seperti biasanya !! hhehehe , jadi , semua acara yang kemaren menyibukkan aku dan membuatku vakumb dari dunia per-bloging-an ini , akhirnya selesai juga . it’s all DONE !

Nah , jadi waktu tanggal 10-11 Oktober kemaren itu , aku en adikku sedang melakukan upacara potong gigi , atau Mepandes atau Mesangih , atau Metatah . upacara ini merupakan jenis upacara Manusa Yadnya (semoga aku bisa segera menulis tentang upacara Manusa Yadnya , dan jenis upacara-upacara lainnya!) yang bermakna untuk menghapus enam sifat buruk yang ada pada manusia . enam sifat buruk itu adalah Kama (hawa nafsu yang tidak terkendalikan) ; Lobha (loba , sifat tamak) ; Krodha (sifat marah) ; Mada (kemabukan yang membawa kegelapan pada pikiran) ; Moha (sifat bingung dan kurang mampu berkonsentrasi) ; dan Matsarya (iri hati / dengki) . keenam sifat buruk ini biasa disebut Sad Ripu .

Melalui upacara ini , seseorang diharapkan bisa terlahir kembali sebagai manusia yang lebih baik karena makna yang terkandung dalam Mepandes ini . yang melakukan upacara ini adalah mereka (laki-laki dan perempuan yang telah mengalami akil baligh) , dan sebaiknya dilakukan sebelum menikah . upacara potong gigi juga merupakan “utang” orang tua kepada anaknya (dalam agama Hindu disebut sebagai Tri Rna , nanti semoga juga akan bisa menulis tentang ini dalam blog ini iia!). jadi orang tua harus melaksanakan serangkaian upacara kepada anak-anaknya sejak sang ibu mengandung sampai anaknya menikah . misalnya , dimulai saat anak masih di dalam kandungan , mereka sudah harus diupacarai . saat usia empat puluh hari kelahiran , saat usia enam bulan , sampai mereka dewasa , dan menikah .

Kebetulan , orang tuaku berkeinginan untuk melakukan upacara potong gigi ini pada tahun ini . berdasarkan perhitungan yang ada , tanggal 11 dipilih sebagai hari yang paling tepat untuk melaksanakan upacara potong gigi ini . tapi sebelum potong gigi ini dilakukan , ada prosesi yang harus juga dilakukan . prosesi tersebut adalah “ngekeb” atau dipingit . tentang ini (Ngekeb ,red) bisa dibaca di postinganku sebelumnya .

Setelah disekeb itu , (nyekeb berasal dari kata sekeb yang artinya sembunyi ; kemudian berubah menjadi kata kerja nyekeb yang artinya menyembunyikan ,red) , besok harinya acara potong gigi dimulai dengan prosesi-prosesi yang panjang dan sedikit melelahkan .

Yang pertama , adalah upacara keluar ngekeb . upacara ini ditandai dengan dibukanya pintu pembatas tempat . kemudian , aku dan adik dibawa ke merajan keluarga yang letaknya di depan rumahku , untuk bersembahyang meminta restu dan ijin dari leluhur dan orang tau . jadi setelah sembahyang , ada sebuah prosesi “sungkeman” kepada orang tuaku , yang tujuannya adalah untuk meminta maav kepada orang tua atas segala kesalahan kita selama ini . setelah sungkeman , sang pemimpin doa yang pula merangkap sebagai sangging (yang mengeksekusi gigiku nantinya) , memeriksa keadaan gigiku dan adik . sang sangging melepaskan cincinnya , kemudia memantrai cincinnya itu , dan menggosokkannya ke gigi-gigi kami . setelah itu , gigi diketukkan dengan besi panjang , secara pelan . prosesi ini diakhiri dengan kembali ke tempat ngekeb untuk kemudian bersiap digendong ke lokasi potong gigi , di bale gede .

Karena aku anak pertama , saat di bale gede , aku ditunjuk untuk melakukan prosesi potong gigi yang pertama . aku dinaikkan ke bale yang telah dilapisi kasur dan beberapa jenis kain . sebelumnya , aku diminta menghadap ke arah utara dan bersembahyang kepada Dewi Semara Ratih . lalu kemudian berbalik kembali , dan berbaring untuk ritual yang paling penting dalam upacaara ini : Potong Gigi ! setelah berbaring , tubuhku ditutupi beberapa jenis kain sampai tinggal kepala saja . setelahnya , sang sangging memintaku untuk membuka mulut lebar-lebar . beliau memasangkan tebu di antara gigi bagian atas dan bawah untuk mengganjal nanti saat mulut harus terbuka sekian lama . sang sangging kemudian menandai gigi yang akan dikikir sambil membaca doa-doa . ga lama kemudian , sangging memegangi mulu dan gigiku sambil mengatakan , “Santai aja , dan selama dikikir , mata harus tetep terbuka iia”

Hmmm , selama ini aku mendengar banyak kabar simpang siur tentang prosesi pengikiran gigi ini . ada yang bilang ngilu , ada yang bilang sakit . ada juga yang bilang bahwa pada saat pelaksanaannya , hanya merupakan syarat saja , jadi giginya hanya dikikir pelan .

Yang terjadi adalah , aku mendengar seperti suara gergaji mesin bekerja di dalam mulutku . mmmm~ jadi , gigiku benar-benar dikikir sampai rata . rasanya , “biasa aja” . ummm~ ga terasa sakit , ngilu , nyeri , atau apalahh . yang ada hanya rasa kantuk . jujur aja , setelah kejadian ngekeb kemaren , aku kekurangan tidur . sampai-sampai aku harus menahan kantuk sampai pada pelaksanaan potong gigi itu . hhehehehe

Enam gigiku akhirnya dikikir sesuai dengan ketentuan . ga lama , tapi ga sebentar juga .


(bersambung ke post berikutnya ia . . .)

menek ngekeb , ulang tahun , rame

Posted: 12 October 2008 by ranii mahardika in Labels: , , ,
1

Kemaren (9 Oktober 2008) , aku gga sempat posting . acara di rumah tinggal 1 hari ( kalo diitung dari kemaren lho iia ) .jadi kemaren tuh orang-orang yang dateng mejenukan , banyak bangett . rameee banget , keadaan jadi bener-bener krodit . ditambah lagi , “panitia” yang dibentuk ibu , ga terlalu tanggap . hal ini wajar saja , karena “panitia dadakan” tersebut adalah orang Jawa , sodara-sodara ibu yang jelas ga ngerti prosesi dan “unggah-ungguh” acara mejenukan ini .

Untungnya dari sekian banyak tamu yang datang , beberapa di antaranya adalah temen-temanku . jadi aku gga harus terlalu lama “act as a doll” . tamu baru benar-benar habis jam8 malam . jam segitu , ibu baru inget kalo hari itu (Kamis) adalah hari oton aku . dan ibu ga ada buat banten otonan , karena yang ada di pikirannya tentu aja perihal acara hari itu . hhhhm~

Ibu langsung “mejejaitan” dan buat banten otonan , untungnya , ada nenekku yang bantuin . (bukan nenek langsung sih , tapi masih sodara jauhhhh lah)

Akhirnya , jam 9 malem aku baru bisa “natap banten” otonan . nenekku yang tadi aku bilang langsung mengajak aku , adik dan ibu untuk “melukad” di merajan . hhmmm~

Besok , acaranya adalah “menek ngekeb” . acara ini menandai bahwa aku en adikku harus “dipingit” , sebagai tanda untuk menghalau hal-hal jelek dan negatif yang mungkin bisa terjadi kepada kami . seharusnya , “ngekeb” atau dipingit ini dilakukan selama tiga hari . namun , untuk masa kini , waktu pelaksanaan “ngekeb” ini kadang hanya dilakukan sehari saja . alasannya , mungkin karena orang-orang pada masa kini tidak ingin kehilangan banyak waktu untuk alasan ekonomi atau apalah . . .

Besok acaranya dimulai jam 5 sore . aku berharap semoga acaranya akan berlangsung dengan baik . semoga .

Satu lagi , besok . . . umurku tambah satu lagi .
mmm


(ini postingan baru aku post tanggal 12 Oktober 2008)