Showing posts with label naruto. Show all posts
Showing posts with label naruto. Show all posts

even I'm a fooL...

Posted: 08 March 2009 by ranii mahardika in Labels: ,
1

If that’s what being wise means, then I don’t care if I’m a fool for the rest of my life.. (Naruto to Jiraiya)

Entah kenapa, saia sukkaaaa sekaLi mengutip kata-kata pada serial anime Naruto untuk saia post di blog saia ini..sebenarnya sihh ga cuman untuk di post, tapi juga sekedar untuk saia tuLis di agenda saia, supaya bisa saia baca sewaktu-waktu. seLain karena saia memang penggemar berat Naruto terutama si Gaara, saia juga suka mengumpuLkan kalimat-kalimat bijak untuk terkadang saia jadikan media mawas diri. Seperti kaLimat yang satu ini.

Naruto mengatakan ini kepada Jiraiya, si ero sannin ketika sang Jiraiya memintanya untuk berhenti mencari Sasuke.. tapi yang namanya Naruto sihh jeLas aja ga akan mudah untuk berubah pikiran, dia sangat keras kepaLa yang ini sama sepertiku dan yang bisa kutangkap dari kata-kata si Naruto ini adalah… tetapkanlah hatimu pada tujuanmu, yakin dan berusahalah sampai tujuanmu itu tercapai, ga peduLi apapun yang terjadi, ga peduLi apapun halangan dan rintangan yang ada di depan mata.

Begitupun dengan keyakinan Naruto bahwa dia akan bisa membawa kembali Sasuke pulang ke Konoha. Sampai-sampai dia tidak mengindahkan kata-kata Jiraiya yang menyebutnya tidak dewasa dan tidak bijaksana karena keinginannya tersebut. Tapi, sekali lagi kembali kepada keyakinan dan tekad kuat Naruto, dia ga peduli bahkan jika nyawanya sekalipun harus dipertaruhkan. Dan sisi positif yang bisa saia ambiL dari sini adalah, bahwa saia memang harus bisa yakin pada apapun yang sedang saia lakukan, dan saia harus bisa mencapai tujuan hidup yang telah saia tetapkan. Saia tidak bisa dengan mudahnya menyerah kepada setiap masalah dan halangan yang ada, karena jika saaia menyerah.., saia gga lebih dari pecundang!

kembaLi puLang

Posted: 04 March 2009 by ranii mahardika in Labels: , ,
0

Jiraiya said to Naruto in eps. 91..
They say,
“A place where someone still thinks of you, that a place you can call HOME


Kalo Naruto begitu yakin bahwa rumah tempat Sasuke harus kembali pulang adalah di Desa Konoha, yang bersangkutan malah berpikiran lain. Sasuke menolak ajakan Naruto dan Sakura untuk kembali ke desa Konoha, dan dia justru beranggapan bahwa dia tidak punya rumah lagi, setelah seluruh keluarganya habis dibunuh sang Kakak. Sehingga bagi Sasuke, rumahnya adalah saat dia berhasil membunuh Itachi, untuk membalas dendam dan sakit hatinya..

Sasuke oh.. Sasuke.. kasihannya dirimu. Sungguh dia tidak tau bahwa sang Kakak punya maksud lain di balik semua tindakannya..

Hemmm~

Begitupun dengan saia.
I was like Sasuke. I used to think if my home is not in my family’s home, in Denpasar. Begitu seringnya saia berpikir untuk menetap di Malang, atau di kota lainnya di Indonesia.. toh Indonesia sangatlah luas, bukan hanya sebuah pulau kecil yang bernama pulau BaLi. tidak lebih baik dari Sasuke, saia juga pernah tidak ingin kembali lagi ke Bali. saia merasa sangat nnyaman berada jauh dari keluarga. Saia tidak ingin kembali. Saia hiraukan rindu kedua orang tua, saia abaikan panggilan hangat satu-satunya adik saia, saia acuhkan ajakan teman-teman untuk kembali pulang.

Itu duLu…

Sampai akhirnya, pintu kesadaran ini diketuk oleh seseorang yang dengan nyata menunjukkan kemana saia harus pulang. Ditunjukkannya “rumah” saia, ditunjukkannya rumah saia.. dia jelaskan semuanya dengan sangat gamblang.

“This is wouLd aLways be your home, Ran..,” he told me clearly. “There would never another home to you, but this.. the only one,” begitu lagi katanya sambil menunjukkan sebuah isyarat tangan.

Dan sekarang, saia tau bahwa masa-masa itu adalah sebuah pembelajaran hidup yang ga bisa tergantikan. Dimanapun saia berada, kemanapun pikir membawa saia.. hati ini akan tetap kembali pulang. pulang ke rumah, yang memang benar, bahwa akan ada seseorang yang masih *dan selalu* memikirkanku….

…dan kutuntaskan pengembaraanku.. dan segera kulangkahkan perjalananku kembali pulang.. menuju rumah, dimana memang seharusnya aku berdiam. Disana… di hatimu..

Long Kiss Goodbye

Posted: 15 November 2008 by ranii mahardika in Labels: ,
0

What made we think , “How can you say that with a straight face ?” when you asked , “When will we meet again ?” Anytime you talk too much , I know you don't get it . For a moment , I see your bluff and I cry . Do my tears work on you ?

I keep saying , “I want to be loved .” In my own special way , but you still don't get the hint . I have this nagging feeling that I'll never see you again .

I wish I could tell you , but I can't find the words . Maybe I'd rather listen you lie . .


I cant even say , “Don't leave me .”

When you let go of my hand , will you forget about me ??

(Naruto)

learned from Naruto

Posted: 14 November 2008 by ranii mahardika in Labels: ,
0

You say if you could fly , you'd never come back down
You only have eyes for that blue sky

You've yet to learn what sadness is
And are just now grasping what pain is like
Even the feeling I have for you must be expressed with words
As you awake from a dream into an unknown world
Spread your wings , and take flight

You know if you can just make it through , you'll find what you seek
So , keep trying to break free to that blue sky

(to the nice friendship that I always had)

takdir

Posted: 07 November 2008 by ranii mahardika in Labels: , ,
0

kamu tidak perlu menerima takdirmu , jika tak mau !

(Naruto to Shion)