Showing posts with label home. Show all posts
Showing posts with label home. Show all posts

kembaLi puLang

Posted: 04 March 2009 by ranii mahardika in Labels: , ,
0

Jiraiya said to Naruto in eps. 91..
They say,
“A place where someone still thinks of you, that a place you can call HOME


Kalo Naruto begitu yakin bahwa rumah tempat Sasuke harus kembali pulang adalah di Desa Konoha, yang bersangkutan malah berpikiran lain. Sasuke menolak ajakan Naruto dan Sakura untuk kembali ke desa Konoha, dan dia justru beranggapan bahwa dia tidak punya rumah lagi, setelah seluruh keluarganya habis dibunuh sang Kakak. Sehingga bagi Sasuke, rumahnya adalah saat dia berhasil membunuh Itachi, untuk membalas dendam dan sakit hatinya..

Sasuke oh.. Sasuke.. kasihannya dirimu. Sungguh dia tidak tau bahwa sang Kakak punya maksud lain di balik semua tindakannya..

Hemmm~

Begitupun dengan saia.
I was like Sasuke. I used to think if my home is not in my family’s home, in Denpasar. Begitu seringnya saia berpikir untuk menetap di Malang, atau di kota lainnya di Indonesia.. toh Indonesia sangatlah luas, bukan hanya sebuah pulau kecil yang bernama pulau BaLi. tidak lebih baik dari Sasuke, saia juga pernah tidak ingin kembali lagi ke Bali. saia merasa sangat nnyaman berada jauh dari keluarga. Saia tidak ingin kembali. Saia hiraukan rindu kedua orang tua, saia abaikan panggilan hangat satu-satunya adik saia, saia acuhkan ajakan teman-teman untuk kembali pulang.

Itu duLu…

Sampai akhirnya, pintu kesadaran ini diketuk oleh seseorang yang dengan nyata menunjukkan kemana saia harus pulang. Ditunjukkannya “rumah” saia, ditunjukkannya rumah saia.. dia jelaskan semuanya dengan sangat gamblang.

“This is wouLd aLways be your home, Ran..,” he told me clearly. “There would never another home to you, but this.. the only one,” begitu lagi katanya sambil menunjukkan sebuah isyarat tangan.

Dan sekarang, saia tau bahwa masa-masa itu adalah sebuah pembelajaran hidup yang ga bisa tergantikan. Dimanapun saia berada, kemanapun pikir membawa saia.. hati ini akan tetap kembali pulang. pulang ke rumah, yang memang benar, bahwa akan ada seseorang yang masih *dan selalu* memikirkanku….

…dan kutuntaskan pengembaraanku.. dan segera kulangkahkan perjalananku kembali pulang.. menuju rumah, dimana memang seharusnya aku berdiam. Disana… di hatimu..

tolong !!!

Posted: 26 September 2008 by ranii mahardika in Labels: , , , ,
0

Ini sudah hari keberapa ia ??

Rasanya seperti udah lama banget , sejak saia pulang . ternyata masih hari ke-4 ( saia di Bali ini sejak tanggal 22 September kemaren ) . biuh , sebalnya kalo keadaan seperti ini terus . padahal , semua ini berinti dari bagaimana saia mengatur mindset saia sendiri .

Hari ini ga ada yang spesial . malah hari ini diawali dengan hal yang buruk . “Seperti Biasa” . adu argumen memang merupakan sarapan yang “mengenyangkan” saia setiap pagi . selalu ada saja yang diperdebatkan di setiap pagi . klasik sih , saia adalah orang yang sangat keras kepala , selalu punya pendapat yang berbeda dengan ketiga keluarga saia (mmmm~ bagaimana bentuk jamak yang tepat dari : bapak , ibu dan adik laki-laki? ) . jadi sebenarnya , kami sekeluarga mempunyai sebuah agenda yang cukup penting pada bulan Oktober mendatang . sejak sebulan yang lalu , ibu saia utamanya , sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat detil dan sangat matang . akomodasi , teknis , acara , konsumsi , undangan , tetek bengek , pakaian , perlengkapan , SEMUAnya !

Perbedaan pendapat terjadi berawal karena perhitungan ibu saia yang sangat detil dan terinci itu , berbeda dengan apa yang ada pada benak saia , dan adik saia . jangan tanyakan pendapat atau keinginan bapak saia , karena beliau bahkan tidak tau menau apapun tentang agenda ini . yang diketahui oleh sang kepala keluarga hanyalah : akan ada sebuah acara pada hari X , yang semua persiapan sudah diatur oleh sang kepala rumah tangga , dan beliau (bapak saia) hanya tinggal menyiapkan sebesar Rp XXX dana . saat ibu saia mengatakan semua rencananya , saia yang “paling berbeda” di dalam keluarga langsung dengan cepat bereaksi negatif . saia sama sekali tidak menyukai , tidak menyetujui rencana tersebut .

Akhirnya sepanjang pagi saia lewati dengan sebuah adu argumentasi yang melelahkan . saking melelahkan , saia yang seharusnya sedang melaksanakan diet (orang tua saia sampai memanggilkan seorang dokter untuk melakukan treatment kepada saia setiap dua hari sekali !!!! ) , saia malah MAKAN dan MENGHABISKAN apapun yang ada di meja makan dan di kulkas . duh duh duh . . . .

Untungnya , pada siang hari saia mulai bisa menikmati hari . saia menghabiskan siang sampai sore dengan menonton film yang ada di laptop kesayangan saia . sampai-sampai ibu saia mengajak saia pergi ke Makro , sebuah toko grosir yang cukup besar di bilangan By Pass Sanur . kami berangkat jam6.30 pm , tepat setelah saia menonton serial NARUTO di Global TV :)

Sepanjang perjalanan , ternyata sebuah ( dan beberapa buah ) adu argumentasi antara saia dan ibu , TERJADI lagi !! :hufh
Penyulutnya , ternyata masih bergelut pada hal yang sama . masih penyebab yang sama . satu hal yang paling membuat saia “marah” adalah karena ibu saia itu mempunyai “rencana” sendiri tanpa mempertimbangkan keberadaan bapak , terutamanya saia dan adik saia . maksud saia , ibu saia benar-benar melakukan semuanya SENDIRIan . ibu saia merencanakan , memikirkan , mem-format , mengeset , dan semuanya , SENDIRI .

saia benar-benar meradang sepanjang perjalanan ke Makro ( jarak rumah dengan Makro membutuhkan paling tidak 30 menit perjalanan ) . saia sampai meminta ( MENYURUH , tepatnya!!) ibu saia untuk mengumpulkan semua anggota keluarga *SEMUA* untuk membicarakan secara lebih terbuka tentang segala rencana acara ini .

:hufh !!

Entah kenapa , setiap saia berada di rumah (orang tua saia ) , selalu adaaaaa saja masalah yang “membutuhkan” pertengkaran kecil maupun pertengkaran besar yang melibatkan seluruh anggota keluarga saia ini . . . itulah salah satu yang membuat saia ga nyaman ada di rumahh .

Ini baru hari ke-empat , teman-teman . bagaimana saia akan menghabiskan beberapa minggu ke depan jika hari ke –empat saja , saia dudah benar-benar merasa tidak betah ??? adakah seseorang yang bisa menolong saia ????

home (not) sweet home

Posted: 24 September 2008 by ranii mahardika in Labels: , ,
4

Haii . . .

Biasanya berada di rumah adalah sesuatu yang membahagiakan . apalagi apabila seseorang itu berada jauh dari rumahnya untuk bekerja , sekolah , dinas , menikah , atau kepentingan lainnya . “rumah” adalah sesuatu yang “nyaman” , “aman” , “hangat” , “bahagia” , “berkumpul” , dan rumah adalah sebuah tujuan akhir setelah lelah “berkelana” .

Saia sudah memasuki hari ketiga berada di rumah (orang tua saia) di Bali . tidak seperti orang-orang pada umumnya , saia benci rumah . saia tidak suka rumah . saia enggan berada di rumah . saia malas berada di rumah . dan baru tiga hari , tapi saia sudah seperti bertahun-tahun , berabad-abad ada di neraka ini . maav bila saia sangat menghujat rumah (orang tua saia) , tapi saia memang sangat membenci rumah . saia sama sekali tidak nyaman berada di rumah , saia malah merasa terancam dengan berada di rumah . kehangatan , atau kebahagiaan , yang biasanya dirasakan saat berada di rumah , justru tidak saia rasakan .

Jangan tanya kenapa saia begitu membenci rumah .

Saia hanya ingin mengungkapkan perasaan saia yang sebenarnya jika saia berada di rumah ini . saia memang masih punya orang tua , lengkap sepasang : ibu & bapak . saia juga punya seorang adik laki-laki . tapi , saia seperti tidak memiliki mereka . setiap saia berada di rumah (orang tua saia ini) , saia selalu SENDIRI .

Hmmmmmm~

Sudahlah , saia tidak ingin menggerutu terus tentang keadaan saia . saia hanya akan bercerita tentang “liburan” saia di kemudian hari . nantikan blog saia berikutnya , yang kemungkinan besar akan menceritakan pengalaman liburan saia selama kurang lebih 3-4 minggu ke depan .

Oke !!

Take Care . . .