Showing posts with label ten. Show all posts
Showing posts with label ten. Show all posts

ten things i've learned from you

Posted: 04 February 2010 by ranii mahardika in Labels: , ,
2

postingan ini merupakan quick update post.. karena seharusnya saia ga sempat nulis en posting! tapi saia butuh mempostingnya. hehehe.. jadi cepet aja deh ngetiknya :D sebenarnyaa saia uda lama sekali baca postingan ini. tapi baru sekarang tergerak untuk menuliskan hal yang sama. mengingat temaa belakangan ini adalah Ten Things I, jadi saia pikir kali ini saia akan mencoba hal yang sama :D just check it out :)

Ten Things I ... (part 2)

Posted: 28 January 2010 by ranii mahardika in Labels: , ,
3

well, kali ini saia ga tau harus membahas sepuluh hal apa. yang terpikir di otak saia, “Bagaimana kalo bikin ten random things i think-wear-do-love-hate-whatever, now” sebenarnya lagi-lagi ini bukan hal penting yang harus dibahas juga sih. tapii, ga ada salahnya mencoba. let’s play :)

1. sekarang saia sedang pake kaos berwarna kuning, dengan tulisan “Wanna Say I Love You” di tengahnya. ini gambar bajunya. saia beli kaosbaju kuning ini di Mall Robinson Bali, antara bulan September – Oktober 2008. waktu itu, saia pikir saia sedang menyukai seseorang. maka saia langsung jatuh hati dengan kaos ini :p

2. 207 hari sudah kami bersama (sekarang 28 Januari). belum genap setahun sih. tapi rasanya sudaa lama sekali. dan sepertinya saia bahagia. jangan pernah sangkal itu.

3. saia ga tau harus nulis apa selanjutnya. hahahaha! blank sekali otak saia.

4. tumben hari ini ga hujan. tadi siang sempet gerimis mengundang. tapi ga lebih dari setengah jam. setelahnya langit begitu bersahabat. cerah. ga ada awan. yang ada hanya langit cerah dan sang bulan yang esok bulat sempurna. (baca : besok bulan purnama)

5. perasaan hari ini : so so ajah. datar banget. saking datarnya, saia sampai ga tau apa saia ini masi punya rasa. 

Ten Things I …… (part 1)

Posted: 27 January 2010 by ranii mahardika in Labels: , ,
7

ini akibat seorang temen menulis begini di blognya, saia jadi tertarik ikutan :) kebetulan saia sedang jenuh sekali beberapa hari ini, jadi ga ada salahnya iseng-iseng menulis ini. langsung meluncur aja degh, biar ga panjanggggg jadinya :) so, cekidot………

this is my ten things i hate about you. kamu yang merasa saia tulis, silakan percaya atau engga. tapi, these are they. hehehe
  1. sangat rajin. hehehe.. sebenarnya ga ada yang salah dengan sifat yang satu ini. justru seharusnya sikap seperti ini harus dipertahankan, kecuali untuk hal : rajin mengecek saia! rajin telpon dan sms setiap saat *kala sedang LDR* , rajin mengunjungi rumah saia setiap hari *kala sedang di Bali* . bukannya ga senang diperhatikan pacar, but seringnya hal ini malah mengganggu. sorry to say, but it is true.. dan itulah sebabnya kenapa saia ga mengijinkan kamu telpon sampai beberapa minggu ke depan, Sayang :D
  2. meskipun ga selalu bilang “iya”. jarang menolak saia. sangat patuh dan penurut. kadang saia berpikir, bahwa kami ini bukan sepasang kekasih, karena terlalu seringnya Beliau menuruti setiap kata yang saia ucap. sisi baiknya, saia ga perlu mencari-cari alasan untuk melakukan sesuatu karena saia tau kalo beliau bakal iya-iya aja. hehehe :devil:
  3. you are so damn sensitive! kalo yang ini, bener-bener ganggu deh. and i have nothing to explain more, because everyone knows that i am so careless person. jadi, jangan tanyaaa betapa bencinya saia dengan ini.
  4. temennya sensitif = melankolis. saia ga tau apakah keduanya sama, namun saia persepsikan bahwa keduanya adalah berbeda. kalo sensitif artinya perasaannya mudah tergugah, emosional, peka. melankolis buat saia : pandai mendramatisir suatu kondisi. tapi bukan hiperbola. tapi, lama-lama bisa-bisa sifat melankolisnya mengarah jadi lebay. terpaksalah melankolis ini bisa-bisa bertransformasi menjadi hiperbola, jika Beliau ini terus-terusan begini. pheeww..!  

me , the next ten years

Posted: 30 September 2008 by ranii mahardika in Labels: , , ,
6

aku abis baca blog sepupuku, tentang "10 tahun ke depan" . isinya ya, tentang bagaimana (kira2) hidup kita dalam 10 tahun mendatang.

dia menulis dengan sederhana, bahwa 10 tahun dari sekarang umurnya sudah 32, dan dia sudah menikah dengan 2 atau 3 anak. punya pekerjaan dengan karir yang baik, atau punya usaha sendiri di rumah jika (mungkin) ga diijinkan buat kerja sama sang suami. intinya punya kehidupan bahagia, dan harmonis. just a simple life.

aku jadi ikutan berpikir bahwa mungkin, hidupku 10 tahun lagi ga seperti hidupku saat ini. dan itu jelas ga mungkin lah. aku pasti berubah saat itu. harus berubah. jelaslah perubahan itu (seharusnya) menjadi lebih baik. apa ya...??


kira2 aku sepuluh tahun lagi akan jadi apa?
kira2 sepuluh tahun lagi, hidupku seperti apa??
sepuluh tahun lagi, umurku jadi 33 tahun. tentu aja (seharusnya) akupun sudah menikah dengan seseorang yang aku cinta (dia juga cinta aku), dan (seharusnya) juga sudah punya 2 atu 3 anak.

trus, (sebaiknya) aku udah ga gawe lagi karena aku sudah berhasil punya Event Organiser sendiri. atau ga usah muluk2 lah, (seharusnya) aku bisa menghasilkan uang sendiri dari pekerjaan yang aku sukai. istilahnya, work by fun, work from fun, en work to fun.

trus, sepuluh tahun lagi, aku tinggal di Malang, punya rumah di pinggiran kota yang udaranya masih sejuk, yang letaknya strategis, yang harganya murah tapi nyaman. rumahnya ga terlalu besar, tapi punya 5 kamar (heh??!) satu kamar utama, dua kamar anak, satu kamar tamu en satu kamar lagi buat ekstra room. jadi, orang tuaku ato orang tua suamiku bisa sering2 di rumah.

selain tentang itu, sepuluh tahun ke depan, aku harus sudah bisa "berdamai" dengan seseorang yang kupanggil "ibu".
punya kehidupan yang "normal" dengan kedua orang tua dan satu2nya adikku. bisa menjadikan suamiku sebagai "anak ketiga" bagi orang tuaku.

ada lagi satu hal, sepuluh tahun ke depan, aku bisa ngerawat ibu dan bapakku, walaupun mereka ga akan tinggal denganku nantinya. kesehatan mereka (ibu&bapakku) bisa stabil, ga labil kaya sekarang, biar mereka bisa mengasuh cucu2nya.

pokoknya, kehidupanku akan sepeti itu.
bahagia, tenang, tentram, aman, nyaman, harmonis, layak, dan sebangsanya..............

itulah hidupku sepuluh tahun yang akan datang. ga sesederhana seperti apa yang sepupuku itu tulis, karena hidupnya beda denganku. masalahnya beda denganku. jalan
hidupnya juga beda denganku.
yang sama adalah,

pertanyaannya,
"kamu akan jadi apa sepuluh tahun lagi?"